Arsitektung

Pendidikan arsitektur sekarang itu ‘mainstream.’
Arus utama sedang membahas ‘arsitektur hijau.’
Ikut-ikutan.
‘Arsitektur tradisional’ lagi naik daun.
Ikut-ikutan.
Padahal jika ditanya: apa makna tradisional?
Banyak yang tak paham.

Berbondong-bondong menjangkau embel-embel baru: World Class University.
Semua mengamini.
Membebek-buta tanpa verifikasi.
Untuk apa sebenarnya titel ini jika sudah tercapai nanti?
Jangan-jangan hanya untuk kepentingan tertentu yang menunggangi.

7 Tips Agar Kuliah (Arsitektur) Tidak Monoton

Hidup ini sudah terlalu rumit. Kuliah pun terlalu rumit jika hanya dipikirkan dan tidak pernah dilakukan dengan bersenang-senang.

Semester sudah kepalang tua. Sampai mertua sudah menagih: diminta segera meminang anaknya. Namun, masih saja terjebak nostalgia mata kuliah dan target memenuhi segala administrasi dan kejar tinggi IPK. Padahal kuliah sudah di ambang batas semester, belum lulus juga.

Sama seperti saya.

Maka dari itu berikut saya coba tuliskan tips agar kuliah (arsitektur) tidak monoton. Tapi jika setelah baca ini kalian masih tetap kuliah pulang-kuliah pulang dan tidak segera mengaplikasikan. Lebih baik berhenti melanjutkan dan abaikan segera. Lanjutkan membaca “7 Tips Agar Kuliah (Arsitektur) Tidak Monoton”

Aku dan Lagu Rindu karya Rasvan Aoki

Keinginan untuk bertemu adalah sebuah gejala, di mana waktu telah lewat dan memisahkan dua insan yang tak ingin berpisah.

Pagi ini libur kuliah. Aku luang. Aku rebah di sofa sambil mendengarkan musik. Dan aku baru ingat kemarin bahwa aku ingin mendengarkan lagu Rasvan Aoki yang direkomendasikan kawanku sebab dua alasan: pertama, ia adalah grub musik kawan dekatnya. Kedua, ia akan mengadakan katanya konser mini di Malang. Namun entah kapan.

Ketidaktahuan ini aku coba maknai sebagai sebuah kerinduan. Kapan akan terlaksana? Kapan bisa menyaksikan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tak dapat aku jawab. Lanjutkan membaca “Aku dan Lagu Rindu karya Rasvan Aoki”

Joshua: Tak Sengaja Berbuat, Berani Tanggung Jawab

Joshua: Tak Sengaja Berbuat, Berani Tanggung Jawab

Pendidikan seksual kerap luput dikenalkan guru di Sekolah Dasar. Anak seringkali tak paham dan merasa bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang belum dipahami lanjut. Sehingga menjadikan sebuah ketidaksengajaan menjadi sesuatu yang fatal dan menimbulkan kecemasan. Padahal belum tentu peristiwa yang dilakukan membuat hal buruk. Seburuk-buruknya, ketidaksengajaan berakhir dengan lahirnya gunjingan-gunjingan. Namun, pada akhirnya gunjingan-gunjingan di sekitarnya membuat hal menjadi semakin rumit. Membuat segala hal harus segera dipilih dan diputuskan.

Itulah yang coba diceritakan dalam Joshua. Jojo, seorang enterpreneur belia. Penjual kelereng yang wilayah kekuasaan perdagangannya meliputi seluruh sekolah. Jojo adalah murid SD yang bandel, cerdik dan lihai. Tapi suatu hari, kecerdikan dan kelihaiannya itu surut. Lanjutkan membaca “Joshua: Tak Sengaja Berbuat, Berani Tanggung Jawab”

Stensil Arsitektur di Tengah Ragam Publikasi Arsitektur

Stensil Arsitektur di Tengah Ragam Publikasi Arsitektur

Publikasi mengenai kritik arsitektur rasanya masih jauh dari cukup jika ingin dibandingkan kritik film dan sastra. Stensil Arsitektur: Proses mencoba menjawab hal tersebut melalui publikasi yang coba jawab problematika arsitektur yang aktual perlu dijawab (hal. xi).

Di antara sekian banyak terbitan arsitektur baik buku atau majalah. Stensil Arsitektur tidak menawarkan keindahan wujud fisik arsitektur sebagai sampul atau isi yang banyak dan bisa ditemukan pada publikasi arsitektur lain. Hanya sketsa sosok perempuan berambut panjang sedang merenung yang mengisi sampulnya. Seolah ingin atau sedang menggambarkan perlunya arsitektur hari ini dibawa menuju perenungan-perenungan -yang dalam.

Benar saja. Jika masuk ke dalam tulisan pertama. Anda akan disuguhi percakapan whatsapp grub tertutup Tim Tata Ruang Kampung Pulo oleh Yu Sing yang diulas dan juga ditampilkan percakapan dengan apa adanya. Memuat ragam sudut pandang hasil diskusi beberapa pihak yang juga anggota pegiat arsitektur dan kota. Lanjutkan membaca “Stensil Arsitektur di Tengah Ragam Publikasi Arsitektur”