Menunggu Kejutan dari Ruang Tugas Akhir

Suasana studio Tugas Akhir di semester ini nampak berbeda. 30 set komputer yang sudah terpasang, sudah siap sedia digunakan 30 kawan dengan semaksimal mungkin dalam mengerjakan Tugas Akhir arsitektur. Tentu, komputer yang tersedia, intinya, punyai spesifikasi mumpuni dalam mengerjakan dan menghasilkan produk Tugas Akhir nantinya.

Saya sendiri, yang belum layak masuk studio Tugas Akhir, masih merasa ada kejanggalan ketika masuk studio yang notabene nantinya menjadi akhir, atau katakanlah, merupakan puncak dari studio perancangan sebelumnya. Segala kemampuan yang sudah didapat dari semester awal, patutlah kiranya dikeluarkan sejadi-jadinya, semaksimal mungkin, sebesar-besarnya dalam menghasilkan produk keluaran Tugas Akhir yang akan dipaparkan.

Dalam beberapa sidang akhir kawan-kawan yang saya hadiri. Saya masih menunggu kejutan lain, kejutan-kejutan yang menjadi pembeda dalam paparkan tiap hasil rancangan saat sidang nanti, termasuk dari 30 kawan di studio Tugas Akhir ini.

Untuk kejutan pertama, jika boleh menebak, saya kira akan datang dari Fahim Putra, kawan saya yang biasa saya panggil Mas Fahim ini. Dikarenakan, saya membaca kesungguh-sungguhannya dalam mendapatkan kelulusan di seminar proposal saja, sekurang-kurangnya, ia harus meluangkan waktu dua setengah tahun atau lima semester.

Sebuah rangkaian waktu yang panjang dan dalam.

img_0920

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s