Sembah Sujud Tak Bergetar

Kukorek telinga dengan tangan
Tetap saja tak terdengar Bilal berkumandang
Hanya kuning yang menempel di telunjuk kanan
Sudah berpuluh tahun ketulian demikian meradang

Kuakses jadwal untuk memastikan
Waktu lima yang telah ditentukan

Sucikan diri dengan basuh
Kujerat amarah dan nafsu
Tersungkur diriku pada kusam tikar sajadah
Tak sedikitpun pipi terbasahi tetes air mata

Malang, 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s