7 Tips Agar Kuliah (Arsitektur) Tidak Monoton

Hidup ini sudah terlalu rumit. Kuliah pun terlalu rumit jika hanya dipikirkan dan tidak pernah dilakukan dengan bersenang-senang.

Semester sudah kepalang tua. Sampai mertua sudah menagih: diminta segera meminang anaknya. Namun, masih saja terjebak nostalgia mata kuliah dan target memenuhi segala administrasi dan kejar tinggi IPK. Padahal kuliah sudah di ambang batas semester, belum lulus juga.

Sama seperti saya.

Maka dari itu berikut saya coba tuliskan tips agar kuliah (arsitektur) tidak monoton. Tapi jika setelah baca ini kalian masih tetap kuliah pulang-kuliah pulang dan tidak segera mengaplikasikan. Lebih baik berhenti melanjutkan dan abaikan segera.

Tapi untuk kawan-kawan yang ingin mencapai tingkat absurditas di atas rata-rata. Berikut beberapa tips yang sengaja tidak saya urutkan berdasarkan tingkatan. Namun bisa diaplikasikan salah satu, salah dua atau bahkan seluruhnya, boleh dan sangat disarankan.

Oke mari catat baik-baik agar kuliah tidak monoton.

Satu: Pacari Adek Tingkat

Sebagai mahasiswa arsitektur, kemampuan menggebet tidak harus berbanding lurus dengan kemampuan menggambar. Gambar boleh jelek asalkan pacar yang kalian gandeng layak untuk dikenalkan kepada khalayak di sosial media, terutama dan yang paling penting di Instahram.

Kalau kemampuan gambar kalian bagus, gunakan sebagai portofolio, lampirkan untuk mendulang perhatian calon pacar atau mertua sebagai pemantik dalam mempercepat lamaran.

Portfolio karya sebagai bukti bagaimana sepak terjangmu selama diperkuliahan. Lampirkan semua tugas studio yang layak. Kalau tidak ada yang layak. Berarti nasib kalian: sama seperti saya.

Dua: Kontra dengan Kakak Tingkat

Pasal pertama: Kakak tingkat tidak akan mempengaruhi IPK anda. Karena IPK anda ditentukan oleh diri anda sendiri.

Pasal kedua: Kakat tingkat tidak akan menetukan karir anda nanti menjadi apa. Tentukan karir kalian sendiri.

Pasal ketiga: Kemampuan desain kakak tingkat tidak selalu terbaik. Semua pasti ditentukan seberapa serius dan ajeg kamu berlatih.

Pasal keempat: Kakak tingkat yang menakut-nakuti kuliah arsitektur itu lebih berat daripada orientasi jurusan. Abaikan. Karena orientasi jurusan yang berat. Kuliah arsitektur asal masuk dan ngerjakan tugas, saya jamin lulus.

Pasa kelima: Keempat pasal di atas belum tentu benar. Karena jika kalian sebagai adek tingkat mengamini dan menerapkan. Tunggu saja nanti jika sudah tau rasanya menjadi kakak tingkat. Hanya ada satu kata: modyar!

Tiga: Jangan Sering ke Perpustakaan

Perpustakaan adalah wilayah paling sunyi. Tak akan pernah kalian jumpai cewek yang duduk sendiri khusyuk membaca.

Kalian hanya akan menjumpai penjaga perpustakaan yang duduk di belakang meja dengan layar komputer dan akses internet. Menunggu mereka yang ingin pinjam buku.

Walaupun sampai siang belum ada satu buku pun yang dipinjam. Penjaga perpustakaan tetap duduk manis di tempat. Itulah bukti kesetiaan seorang penjaga perpustakaan. Kesetiaan menunjukkan sebuah kemantapan karakter; kelemahlembutan rasa.

Kalian bisa belajar tentang kesetiaan kepada penjaga perpustakaan. Untuk kelemahlembutan, bisa belajar ke saya.

Empat: Cari Muka ke Dosen

Cara ini tidak dijamin akan membuat nilai anda baik di mata kuliah. Namun anda bisa mendapatkan sedikit nama sekaligus keberuntungan jika dihibahkan beberapa rupiah dana penelitian, ketika gabung dalam tim penelitian dosen.

Tetapi jangan harap dalam tim penelitian dosen kalian akan menemukan kerja-kerja efektif terstruktur dan sangat baik dalam manajemen waktu. Tidak semua
dosen akan bertindak profesional, mungkin ada hanya beberapa.

Silahkan buktikan sendiri realitanya. Karena motto dosen dalam mengerjakan segala sesuatu sama saja dengan mahasiswa: deadline adalah koentji.

Lima: Buat Dosenmu Angkat Tangan

Tidak harus menjadi nakal dan tidak dapat diatur. Menjadi beda dan aneh-aneh dalam segala hal bisa membuat dosen kalang kabut dan angkat tangan; tak tahu lagi harus berbuat apa.

Pencapaian paling dahsyat ketika dosen akan berucap: “Terserah kamu nak. Terserah.”

Dari kalimat itu kamu dapatkan pintu dan diizinkan untuk melakukan apapun yang kamu kehendaki. Selagi semua masih bisa ditoleransi dan tidak melebihi batas sopan dan santun di dalam ruang belajar. Kalian bebas melakukan apapun dengan kata kunci: bebas tapi sopan.

Sepak terjang siapapun yang punyai sosok kharismatik di kampus bisa kalian tiru. Baik yang berkelakuan khayal maupun yang luar biasa cerdas atau belum pernah terfikirkan oleh siapapun.

Yang jelas perlu siapkan tiga hal: mental baja, helm dan tamiya.

Enam: Jadilah Juara Sayembara

Informasi sayembara arsitektur tidak kurang-kurang. Berbagai macam kategorinya tidak kurang-kurang. Namun, minat kawan-kawan: masih sangat kurang.

Jika terlalu sulit untuk menggapai sayembara arsitektur, tidak ada salahnya mencoba peruntungan di sayembara lainnya. Misalnya sayembara logo sebuah perusahaan atau kementrian.

Soal hadiah jangan khawatir. Karena hadiahnya juga tidak kurang-kurang. Yang kurang, sekali lagi, adalah minat kalian untuk mencobanya.

Nah, jika sudah menyabet juara, buat dirimu mempunyai peran di lini depan. Ganti foto profilmu. Upload di sosial media. Busungkan dada. Engkau akan terlihat pahlawan. Di puji-puji dan dapatkan banyak perhatian.

Selanjutnya. Setelah puas mendapat pujian, buatlah konflik. Misalnya dengan menjadi aktivis mural yang mencoret tembok kampus. Atau, menulis semacam surat cinta untuk kawan-kawan arsitektur, sebagai ungkapan rasa sayang terhadap apa yang sejatinya bisa dibenahi dari sistem pendidikan.

Namun hal tersebut berlaku jika kalian ingin dapatkan ancaman DO dari sekretaris jurusan. Sama seperti yang pernah saya dapatkan.

Tujuh: Catatan Penting Sebelum Memulai Tips

Terakhir, catat pesan ini baik-baik: “Cara ini berlaku hanya jika kalian membayar SPP tepat waktu. Jika tidak ingin bayar, maka cutilah barang satu atau dua semester. Dan mulailah lakukan tips yang pertama: pacari adek tingkat. Agar kalian-kalian yang masih sendiri, tidak menyandang terus gelar jomblo di kampus, seperti saya.”

Penampakan di Jurusan Teknik Arsitektur UIN Maliki Malang.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s