Butuh

Butuh kelapangan hati untuk menerima narasi-narasi baru tentang arsitektur, dalam rangka memperkaya sudut pandang dan membangun pola pandang.

Butuh kerelaan hati untuk menuju ke sana, memulai dengan kerelaan-kerelaan kecil sehingga tercapai tujuan.

Butuh keterbukaan hati untuk terus bergerak. Sesuatu yang muncul dari hati akan menumbuhkan semangat, dalam upaya perbaiki diri ke arah lebih baik.

(2016)

Advertisements

One thought on “Butuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s